Pengertian Pendidikan Klasik

Pengertian Pendidikan Klasik

Berbagai macam pengertian pendidikan, yang telah di definisikan oleh para pakar pendidikan sesungguhnya tidak jauh berbeda dari definisi yang telah dirumuskan pada masa lalu. Seperti definisi pendidikan yang terdapat dalam UU dan GBHN di Indonesia. Pada dasarnya definisi tersebut telah melalui proses pemikiran yang panjang lalu kemudian dirumuskan dikembangkan menjadi definisi yang baru yang tetap memuat dasar-dasar filosofis dalam UU No. 20 Tahun 2003. Persoalan definisi ini bukanlah suatu persoalan yang mudah dan sepele, karena di dalamnya sesungguhnya sudah memuat dasar, tujuan, dan fungsi dari pendidikan tersebut. Hal tersebut sebenanrnya telah menjadi dasar pokok perlunya pendidikan didefinisikan sehingga semua orang yang memiliki kepentingan terhadap pendidikan dapat memahaminya. Apatah lagi jika seseorang itu berrofesi sebagai seorang tenaga pendidik atau seorang guru harus mampu memahami lebih mendalam termasuk ruang lingkup pendidikan yang menjadi bidang tugasnya. Tidak akan mungkin seorang guru dapat melaksanakan kewajibannya dengan baik jika tidak memahami secara benar landasan filosofis pendidikan yang dapat dipahaminya dari Pengertian pendidikan.  Sekaitan dengan hal tersebut untuk menambah wawasan dan pemahaman kita ada baiknya kita sekedarmengingat kembali beberapa definisi pendidikan klasik yang tentu dapat memberikan gambaran tentang ruang lingku pendidikan itu sendiri

Pengertian Pendidikan Klasik

Pengertian pendidikan sebenarnya telah dirumuskan dengan mendasarkan pada dimensi dan aspek yang mendasarinya. Batasan dan pengertian atau definisi pendidikan yang dibuat oleh para ahli beraneka ragam, dan kandungannya berbeda yang satu dari yang lain. Perbedaan tersebut mungkin karena orientasinya, konsep dasar yang digunakan, aspek yang menjadi tekanan, atau karena falsafah yang melandasinya.

Pengertian Pendidikan sebagai Proses transformasi Budaya

Sebagai proses transformasi budaya, pendidikan diartikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain. Nilai-nilai budaya tersebut mengalami proses transformasi dari generasi tua ke generasi muda. Ada tiga bentuk transformasi yaitu nilai-nilai yang masih cocok diteruskan misalnya nilai-nilai kejujuran, rasa tanggung jawab, dan lain-lain.

Pengertian Pendidikan sebagai Proses Pembentukan Pribadi

Sebagai proses pembentukan pribadi, pendidikan diartikan sebagi suatu kegiatan yang sistematis dan sistemik terarah kepada terbentuknya kepribadian peserta didik. Proses pembentukan pribadi melalui 2 sasaran yaitu pembentukan pribadi bagi mereka yang belum dewasa oleh mereka yang sudah dewasa dan bagi mereka yang sudah dewasa atas usaha sendiri.

Pengertian Pendidikan sebagai Proses Penyiapan Warganegara

Pendidikan sebagai penyiapan warganegara diartikan sebagai suatu kegiatan yang terencana untuk membekali peserta didik agar menjadi warga negara yang baik. Hal ini berarti bahwa pendidikan harus dilaksanakan dalam rangka memberikan bekal kepada peserta didik agar dapat menjadi warga negara yang baik.

Pengertian Pendidikan sebagai Penyiapan Tenaga Kerja

Pendidikan sebagai penyimpana tenaga kerja diartikan sebagai kegiatan membimbing peserta didik sehingga memiliki bekal dasar utuk bekerja. Pembekalan dasar berupa pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan kerja pada calon luaran. Ini menjadi misi penting dari pendidikan karena bekerja menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia.

Pengertian Pendidikan Menurut GBHN

GBHN 1988(BP 7 pusat, 1990: 105) memberikan batasan tentang pendidikan nasional sebagai berikut: pendidikan nasiaonal yang berakar pada kebudayaan bangsa indonesia dan berdasarkan pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 diarahkan untuk memingkatkan kecerdasan serta dapat memenuhi kebutuhan pembangunan nasional dan bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.